Cara Melihat Aura Diri Sendiri

Cara Melihat Aura Diri Sendiri – Apabila anda ingin belajar bagaimana melihat aura dengan mata telanjang, dalam diri anda. Sehingga anda bisa mengetahui sifat dan karakter anda sebenarnya. Selain itu dengan melihat aura diri sendiri anda akan lebih mengidentifikasi kelemahan apa yang harus anda perbaiki untuk hidup yang lebih baik.

Lalu pada kesempatan kali ini Ibu Diva akan memberikan beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan setiap orang untuk belajar melihat aura pada diri sendiri. Ada beberapa mateode yang bisa dilakukan untuk bisa belajar melihat aura ini, yang terpenting harus bisa memfokuskan pandangan pata satu titik agar warna aura yang bisa anda lihat akurat.

ARTIKEL MENARIKBegini Cara Melihat Aura Yang Dicontohkan Oleh Diva Aura

Cara Melihat Aura Diri Sendiri

Dibawah ini adalah beberapa cara sederhana untuk bisa belajar melihat aura diri sendiri.

  • Menggunakan Cermin

Letakan cermin besar dihadapan kita. Duduklah dengan tenang. Usahakanlah latar belakang tembok berwarna putih dan penerangan berupa lampu neon. Tariklah nafas sebanyak mungkin dan tahanlah selama mungkin. Ulangilah sebanyak 5 kali. Tataplah bayangan diri kita yang ada dicermin. Pandangan mata diusahakan tidak melihat tubuh maupun bayangan tubuh, namun lihatlah batas tepian kepala dengan latar belakang tembok.

Setelah pandangan mata kita terfokus, maka perlahanlahan dari kepala dan bahu akan keluar cahaya aura kita. Sinar yang pertama kali terlihat, biasanya berwarna putih. Putih ini biasanya bukan merupakan warna aura kita yang sesungguhnya. Tataplah terus sampai kita melihat
warna lain yang tidak berubah.

  • Berdiri Menghadap Dinding Putih

Berdirilah menghadap dinding putih, tarik nafas dan tahan di perut. Mulailah tempelkan telapak tangan ke dinding, dan hembuskan nafas, visualisasikan hembusan nafas tadi mengalir ke telapak tangan. Diamkan selama 20 detik, kemudian angkat tangannya, di dinding putih tersebut akan terlihat jelas bekas telapak tangan kita. Pandanglah aura itu dengan kosentrasi penuh.

  • Dua Telapak Tangan Dihadapkan

Duduklah bersila, konsentrasi tajam, dan lakukan tarik nafas dalam, kemudian tahan 20 detik dengan dua telapak tangan saling dihadapkan diletakkan di depan dada. Hembuskan nafas sambil divisualisasikan dengan fokus energi mengalir ke kedua telapak tangan. Kemudian angkat sedikit kedua tangan yang berhadapan tersebut persis di depan mata kita.

Pandanglah dengan konsentrasi penuh, maka akan terlihat warna keabu-abuan atau sinar putih halus di antara kedua telapak tangan kita. Terus konsentrasi sampai warna aura tubuh kita yang sebenarnya muncul di atas warna putih atau keabu-abuan tersebut.

  • Menggunakan Sinar Bulan Purnama

Duduklberdiri santai di tempat terbuka, di luar rumah, lihatlah bayangan tubuh kita dari sinar bulan tersebut, pandanglah bayangan tersebut di tepian di sekitar kepala kita. Perhatikan terus dengan kosentrasi penuh.

Setelah pandangan mata kita terfokus, maka perlahanlahan dari kepala dan bahu akan keluar eahaya aura kita. Sinar yang pertama kali terlihat, biasanya berwarna putih. Putih ini biasanya bukan merupakan warna aura kita yang sesungguhnya. Tataplah terus sampai kita melihat warna lain yang tidak berubah.

  • Menggunakan Kertas Aneka Warna

Sediakan kertas aneka warna, misalnya, merah, kuning, dan biru (boleh warna lain). Guntinglah berbentuk lingkaran sebesar dasar botol atau garis tengah 5 cm. Kertas yang sudah digunting ini diberi titik dengan spidol atau ballpoint pada titik tengahnya, sehingga jelas terlihat dari jarak sekitar 50 – 60 cm.

Tempelkanlah satu persatu di dinding, jarak sekitar 50 -60 cm dari Anda berdiri atau duduk. Penjamkan mata dengan lembut sesaat. Kemudian bukalah mata dengan rileks dan pandanglah ke titik sumbu, guntingan kertas yang telah ditandai spidol selama minimal 30 detik, tanpa berkedip. Kalau terlanjur berkedip, ulangi lagi.

Pejamkan kembali mata sesaat (1 atau 2 detik), kemudian alihkan pandangan ke dinding yang berwarna putih. Akan terlihat di sana pantulan warna yang berbeda dari warna kertas yang dipandang tadi. Hari berikutnya ganti latihan Anda dengan kertas yang berbeda warna. Dengan berlatih setiap hari, selama lebih kurang 10 men it, selama seminggu, maka mata Anda sudah mulai dibiasakan untuk dapat membedakan mana yang pantulan cahaya, mana yang aura sesungguhnya.

Demikianlah cara melihat aura diri sendiri yang bisa anda coba lakukan. Tetapi ingat sebagai orang awam yang masih belajar harus tekun melakukan latihan dengan salah satu metode diatas. Karena energi aura pada dasarnya tidak kasat mata, yang tidak semua orang bisa melihatnya secara mudah.

liontin mahkota diva aura

Cara Sederhana Melihat Aura Diri Sendiri
WhatsApp WhatsApp Kami

Pelatihan Melihat Aura